Desain Pemrograman Web

Design Pemrograman Web
Langkah-langkah dalam membuat web design

* Apa yang menjadi tujuan utama dan siapa target “pembuka” website? – hal ini berlaku bagi setiap website yang ada dan yang pernah dibuat. Mengidentifikasi “penonton” Anda mungkin terdengar sangat simple tapi ini merupakan titik awal bagi website Anda agar dapat berkembang. Setelah Anda menentukan beberapa kriteria “penonton” Anda, kemudian Anda harus menentukan apa yang akan diperoleh “si penonton” dari dan setelah website Anda dibuka dan dibaca. Buatlah hal tersebut mudah diingat atau menarik agar itu dapat menjadi titik jual dari website Anda. Jadi pembuatan website bukan hanya sekedar saja.
* Apa yang menjadi kelemahan dan kekuatan dari kompetitor Anda? – mengidentifikasi kompetitor Anda selalu menjadi perhatian utama bagi setiap bisnis. Pembuatan web tentunya sangat memperhatikan kompetitor. Jika Anda tidak memberi nilai tambah dalam bisnis Anda, untuk apa pelanggan pindah ke bisnis Anda? Menggunakan desain dari website kompetitor Anda dapat menjadi kekuatan bagi Anda. Contohnya adalah ketika Anda melihat hal yang Anda sukai dari website kompetitor Anda, Anda dapat menjadikannya sebuah contoh tapi jika Anda melihat kekurangan dari kompetitor anda, anda dapat mengambil keuntungan dari hal tersebut karena Anda dapat memperbaiki kesalahan mereka dan menerapkannya di website Anda.
* Desain paling penting – landing page dan KISS principle – keputusan dari desain website Anda dapat digambarkan dari homepage Anda. Ada prinsip yang berbunyi “keep it simple, stupid” atau KISS, atau berikan apa yang “penonton” perlukan secara cepat.
* Pemilihan warna sangat penting – warna dapat menghidupkan ataupun mematikan sebuah website. Warna tentunya sangat mempengaruhi desain website nantinya. Anda perlu mengingat beberapa hal, gunakan warna yang “penonton” Anda suka, jangan gunakan warna yang bertentangan, test warna yang Anda telah tentukan, dan pastikan warna tersebut merupakan penggambaran dari website Anda. Tentunya warna disesuaikan dengan aplikasi website tsb ditujukan buat siapa.
* Gunakan hot-spots sebagai aspek yang paling menarik perhatian – ada beberapa artikel seperti ini dimana akan membantu Anda mengerti bagaimana manusia bereaksi ketika ditunjukkan sebuah website. Ada sebuah pola dari mata kita ketika homepage sedang di-load di depan kita. Secara otomatis mata kita akan tertarik menuju elemen-elemen seperti bullet-points, lists, icons dan tipografi yang besar. Tipikal seperti ini juga menjadi bagian paling tinggi dari sebuah website. Jadi Anda perlu memastikan bahwa Anda menempatkan sebuah elemen atau bahkan lebih agar website Anda menjadi sangat menarik. Jadi perhatian akan tertuju pada aplikasi website.
* Huruf apa yang paling baik? – penentuan dari jenis huruf yang akan digunakan sebetulnya adalah keputusan dari desainer itu sendiri. Yang paling standar adalah menggunakan jenis huruf Verdana dan Arial di setiap bagian.
* Lakukan test, perbaikan…secara berulang – mengetes desain Anda itu sangat diperlukan. Misalkan, lakukan tes di browser Firefox, IE6, IE7, Opera, ataupun Safari. Memperbesar resolusi dari 800×600 menjadi 1280×1024 pun dapat dilakukan untuk mensimulasikan tampilan yang akan dihadapi penonton yang memiliki resolusi layar yang berbeda. Jika merasa kesulitan sekarang banyak software web maupun software aplikasi yang bisa mempermudah pekerjaan.
* Jangan takut untuk medesain ulang – sekali Anda telah selesai mendesain karya Anda, Anda memerlukan kritik dan saran. Ini satu-satunya cara Anda dapat berkembang sebagai seorang web desainer. Anda juga butuh menseleksi kritik yang Anda terima antara kritik pribadi dengan kritik secara umum.

Sumber : www.IndonesianWebsite.net

5 Penting Aturan dalam Desain Website

1) Jangan menggunakan halaman splash
Halaman Splash adalah halaman pertama yang Anda lihat ketika Anda tiba di sebuah website. Mereka biasanya memiliki gambar yang sangat indah dengan kata-kata seperti “selamat datang” atau “klik di sini untuk masuk”. Pada kenyataannya, mereka hanya bahwa – vas cantik tanpa tujuan yang nyata. Jangan biarkan pengunjung Anda memiliki alasan untuk klik pada tombol “back”! Beri mereka nilai situs Anda di depan tanpa splash page.

2) Jangan menggunakan iklan banner berlebihan
Menggunakan banner berlebihan bisa mengakibatkan beratnya web ketika dibuka, atau akan membuat visitor merasa tertanggu. sebaiknya anda memberikan artikel menarik yang bersangkutpaut dengan banner iklan yang anda pasang. ini jauh lebih berguna mendorong visitor untuk membeli ketimbang memasang banner berlebihan yang menimbulkan paradigma “VISITOR DIPAKSA MEMBELI”

3) Memiliki navigasi sederhana dan jelas
Anda harus menyediakan menu navigasi yang sederhana dan sangat mudah sehingga newbie pun akan tahu bagaimana menggunakannya. jangan menggunakan menu berbasis Flash yang rumit . Jika pengunjung Anda tidak tahu bagaimana bernavigasi, mereka akan meninggalkan situs Anda.

4) Memiliki indikasi yang jelas dimana pengguna
Ketika pengunjung sangat asyik browsing situs Anda, Anda harus memastikan mereka tahu dimana mereka berada di pada saat itu. Dengan begitu, mereka akan dapat menelusuri informasi yang relevan atau menavigasi ke bagian situs dengan mudah. Jangan membingungkan pengunjung Anda karena kebingungan berarti “meninggalkan kapal”!

5) Hindari menggunakan audio di situs Anda
Jika pengunjung Anda akan berada lama di situs Anda, membaca konten Anda, Anda harus memastikan mereka tidak terganggu oleh beberapa perulangan audio pada website Anda. Jika Anda bersikeras menambahkan audio, pastikan mereka memiliki kontrol atas itu – volume atau mute kontrol akan bekerja dengan baik.

sumber:http://aditamayahya.blogspot.com/2011/09/5-penting-aturan-dalam-desain-website.html